Anak SD dari Danau Jalan Ke Jakarta

Anda tahu Dominikus Melinggan? Anak sekolah mini berusia 12 tahun dari dusun Kenasau atau Pengerak, kecamatan Jongkong di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum menjadi pemenang yang terpilih dari Konferensi Majalah Anak Tingkat Nasional oleh Majalah Bobo. Dia satu di antara 26 anak dari seluruh Indonesia yang berkesempatan terpilih menjadi pemenang.

Dia terpilih, karena menulis pengalaman tentang air bersih di Danau Sentarum. Dia diminta untuk datang ke Jakarta bersama dengan ibu gurunya Ibu Titin untuk mendampingi selama seminggu pada tanggal 6-12 november 2010. Jadwal mereka adalah pergi ke dufan dan juga ada rencana bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia yaitu Presiden Repubik Indonesia Pak SBY, sayangnya mereka tidak bisa ketemu karena ada bencana Gunung Merapi di Jogjakarta.

Read more: Anak SD dari Danau Jalan Ke Jakarta

Julia Aglionby ke Danau Lagi!

Senang sekali rasanya dengar kabar bahwa Julia Aglionby akan datang ke Danau Sentarum. Dia yang mengagas Friends Of Danau Sentarum sebagai wujud komitmen dan kepedulian dia atas kawasan dan masyarakat Taman Nasional Danau Sentarum.

Dia datang pada bulan Mei 2010 dalam rangka penelitian S-3 atau PhD. Katanya penelitian ini penting, tapi lebih penting lagi bahwa dia ingin kembali ke Danau Sentarum setelah dulu pernah terlibat di proyek Wetland International Indonesia Programme di Danau Sentarum sebagai wakil pemerintah Inggris.

Dengan penelitian ini dia akan ke Danau Sentarum lagi tahun depan 2011 untuk melihat perkembangan hasil penelitian dia tentang perbandingan hukum adat di Danau Sentarum dengan Lake District di Negaranya atau tepatnya di dekat rumahnya di Inggris. Kami berharap anggota Friends of Danau Sentarum lain punya waktu ke Danau Sentarum lagi. Masyarakat di sini merindukan kalian semua!

Banjir Terbesar Di Danau Sentarum 2010

Di Kabupaten Kapuas Hulu bulan Oktober ini terjadi banjir yang menenggelamkan 20 kecamatan. Danau Sentarum tidak luput dari bencana banjir ini. Banyak rumah penduduk yang terendam air hingga mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Beberapa kampung pindah ke kota kecamatan.

Menurut keterangan masyarakat di Danau Sentarum bahwa banjir kali ini merupakan banjir terbesar selama kurun waktu 20 tahun. Dulu pernah kejadian pasang besar di mulai tahun 1963. Kemudian terjadi lagi pada tahun 1983, yang menurut mereka merupakan banjir paling besar. Lalu berlanjut tahun 2003. Kalau mengikuti siklus normalnya mestinya pasang besar terjadi lagi pada tahun 2023, tapi kali ini banjir besar tahun 2010, itu artinya lebih cepat. Yang menjadi kekhawatiran kita bahwa siklus banjir makin lama makin pendek, lalu lama lama kemudian menjadi semakin sering. Banyak orang bilang di media massa bahwa ini terjadi karena pembukaan sekala besar yang menggantikan hutan dengan pohon kelapa sawit. Tapi siapa tau!


Kampung Pengerak di Danau Sentarum misalnya mereka merasa kerugian akibat banjir ini, dimana mereka tidak bisa menyadap karet karena hampir setiap hari hujan, belum lagi karet yang baru ditanami mereka mati karena belum cukup kuat oleh genangan air. Ladang gagal, karena mereka berladang di tanah rawa  atau “umai payak”. Ikan sulit di panen, karena ikan mundah bersembunyi ketika air pasang. Jadi bisa dipastikan bahwa masyarakat di dana sentarum sekarang mengalami kesulitan!

Survey Bio Fisik Di Hutan Perawan Keluin

Tinggal selama tiga bulan (April-Juni 2011) di tengah belantara hutan hujan tropis (tropical rain forest) di ketinggian sekitar 300-400 meter diatas permukaan laut, yang kondisinya masih perawan di daerah bukit dusun keluin, bagian utara kawasan taman nasional danau sentarum ini bukan waktu yang singkat. Cuaca yang dingin meskipun di siang hari, karena kondisi hutan lebat dan di daerah ketinggian membuat selera makan berkobar-kobar, apa lagi dari atas sana bisa terlihat hamparan kawasan taman nasional danau sentarum yang indah tampak dari kejauhan. meski begitu pekerjaan utama melakukan survey dan penelitian bio fisik hal utama yang menjadi tujuan saya dan tim yang membuat tenda dengan beberapa anggota masyarakat dari kampung keluin, Riak Bumi dan peneliti dari proyek berkebangsaan Prancis dan Jerman dengan jumlah personil sekitar 12 orang.

Read more: Survey Bio Fisik Di Hutan Perawan Keluin

Penanaman Di Danau Sentarum dan Sekitarnya

Karet dari dulu adalah komoditas penting setelah ikan dan padi bagi masyarakat di sekitar Danau Sentarum, hasil dari penjualan karet dipakai untuk mencukupi kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat, seperti sandang dan papan, bahkan dengan harga karet yang lebih baik sekarang, masyarakat menggunakan hasil ini untuk keperluan membeli barang mewah, seperti TV, parabola, kulkas, mesin perahu dan lainnya.

Demikian pentingnya karet ini bagi masyarakat, hampir setiap keluarga menginginkan ada karet di tanah mereka. Selain itu karet ini memang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat di sekitar hutan termasuk di sekitar danau sentarum.

Read more: Penanaman Di Danau Sentarum dan Sekitarnya